MI AMANAH RUTENG - CBT komputer untuk tes secara online. Kecanggihan teknologi di semua bidang tidak bisa dihindari termasuk dalam pelaksanaan ujian madrasah. Menanggapi serta mengikuti kemajuan dan perkembangan teknologi sudah seharusnya sistem ujian yang konvensional beralih ke sistem yang terkomputerisasi.
Pelaksanaan ujian dengan sistem CBT atau Computer Based Test tentu memiliki perbedaan dengan sistem PBT atau Paper Based Test dalam hal media pengerjaan. Peserta ujian menggunakan sistem CBT langgsung dapat memilih jawaban yang benar pada layar komputer namun menggunakan sistem CBT peserta diwajibkan menghitamkan bulatan di kertas lembar jawaban.
Pada sistem CBT peserta ujian hanya perlu menggeser dan klik kursor pada jawaban yang dianggap benar. Namun dengan sistem PBT, peserta ujian juga dituntut untuk teliti supaya jawaban bisa terbaca saat dikoreksi dengan mesin pemindai. Kertas juga rentan berlubang jika menggunaakan perhapus yang kasar. Sudah saatnya sistem ujian Penerimaan Mahasiswa Baru di Indonesia mengalami masa transisi dari sistem ujian PBT ke sistem CBT.
Ujian dengan sistem CBT, lebih praktis, lebih gampang dan membuat peserta ujian lebih fokus. Tidak ribet dan lebih hemat waktu karena tidak perlu lama-lama mengisi lembar jawaban, tidak perlu menghapus kalau ada yang salah, tidak adanya kesalahan pengisisan data diri dan kode soal. Terdapat waktu di layar sehingga bisa memaksimalkan waktu yang tersedia. Semakin efektifnya dalam mengerjakan soal tentu semakin banyak soal yang bisa dijawab dan pasti kemungkinan lulus juga semakin besar.
Jumat, 25 Maret 2022
1. Pengumaman Juara 2. Penyelesaian Pembayaran SPP 3. Penerimaan Raport
MI AMANAH RUTENG - CBT komputer untuk tes secara online. Kecanggihan teknologi di semua bidang tidak bisa dihindari termasuk dalam pelaksanaan ujian madrasah. Menanggapi serta mengikuti kemajuan dan p...